Dokumentasikanlah Selalu Hidupmu, Wahai Sahabat.

Kejahatan Perpajakan

January 6th, 2010

PAJAK, di negara demokrasi dan beradab, mempunyai korelasi linear dengan hak dan kewajiban. Hanya warga yang tahu kewajiban dan taat membayar pajaklah yang berhak atas pelayanan negara. Berarti yang tidak membayar, apalagi sengaja mengemplang pajak, sama sekali tidak mempunyai hak mendapat–apalagi menuntut–pelayanan dari negara.
Dengan demikian adalah ketidakadilan yang sangat melukai, ketika orang-orang yang tidak membayar pajak, apalagi yang sengaja mengemplang, berupaya dengan berbagai cara agar tetap memperoleh haknya dilayani negara. Melukai rasa keadilan inilah yang menyebabkan siapa saja yang tidak mau membayar pajak, apalagi sengaja menggelapkan, dikategorikan sebagai kejahatan.

Sejak tahun lalu, kasus pajak kelompok bisnis Bakrie terus menjadi sorotan. Ditjen Pajak Departemen Keuangan mengungkapkan beberapa kali bahwa tiga perusahaan kelompok Bakrie, yakni Bumi Resources, Kaltim Prima Coal, dan Arutmin Indonesia, menunggak pajak senilai Rp2,1 triliun. Read more…

  • Share/Bookmark

Artikel Dari Web Lain, Kehidupan

Diskusi Tanpa Akhir, Sepertinya

January 6th, 2010

aku2

Anda pernah berdiskusi? Aku yakin Anda pernah melakukannya, baik itu melalui percakapan secara langsung, via telepon, via sms, via email, chat, bahkan mungkin melalui message di facebook. Aku ingin memaparkan beberapa hal yang menarik dari pertanyaan yang diajukan oleh sahabatku di facebook, via message tentu saja, yang harapannya bahwa ke depannya aku dapat menarik kesimpulan dari ini semua, dan menjadi seorang manusia yang lebih baik lagi. Aku juga ingin anak-cucuku kelak tahu bahwa aku adalah seorang manusia biasa, seorang laki-laki biasa. Aku harap Anda tidak menganggap ini berlebihan, karena ini hanyalah sebuah dokumentasi tertulis, menurutku seperti itu. Read more…

  • Share/Bookmark

Cerita Harian, Kehidupan

Tahun Baru Mobil Dinas Baru

January 2nd, 2010

Hatiku menangis membaca ini:

KONSTITUSI memerintahkan agar pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dilaksanakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Namun, dalam praktik, sadar atau pura-pura tidak sadar, keuangan negara malah dipakai untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran pejabat.

Secara sadar negara mengalokasikan belanja pegawai berkisar 15% hingga 22% dari total belanja pemerintah pusat. Belanja pegawai di daerah jauh lebih besar lagi, bisa mencapai di atas 50%. Tren alokasi anggaran untuk belanja pegawai selalu naik dari tahun ke tahun. Tentu saja pos itu belum termasuk belanja barang untuk fasilitas pejabat.

APBN Perubahan 2009, misalnya, mengalokasikan sedikitnya Rp106 miliar untuk pengadaan 80 unit mobil mewah pejabat, belum termasuk pajak yang totalnya mencapai Rp62,8 miliar. Mobil yang dipilih ialah jenis Toyota Crown Royal Saloon seharga Rp1,3 miliar untuk menggantikan kendaraan lama Toyota Camry yang harganya ‘cuma’ Rp500 juta. Read more…

  • Share/Bookmark

Artikel Dari Web Lain, Kehidupan ,

Cerita di Awal 2010

January 1st, 2010

Alhamdulilah, terima kasih ya Allah ya Rabb, karena masih bisa melaksanakan shalat Jumat di awal tahun 2010 ini. Maafkan aku, bukan berarti aku terlalu mengagung-agungkan hari ini, hari pertama di tahun Masehi ini. Aku hanya mencoba ikut bahagia saat sebagian besar orang di negeri ini tertawa bahagia, bersorak sorai, dan merayakan pergantian awal tahun ini. Aku yakin Engkau tahu bahwa semalam aku tidak pergi kemana-mana, aku hanya menonton beberapa film dan kemudian tertidur. Itupun aku belum menunaikan kewajibanku terhadap-Mu, yaitu menjalankan shalat Isya’ku, tetapi aku yakin Engkau masih sangat mencintaiku karena malaikat-Mu masih bersedia membangunkanku sekitar pukul 00.00 semalam.

Sekali lagi terima kasih ya Allah ya Rabb, izinkan aku senantiasa menikmati nikmat dari kewajiban shalatku terhadap-Mu, tidak seperti beberapa teman di sekelilingku yang tidak aku ketahui kapan terakhir mereka shalat. Ingatkan mereka ya Allah, dengan cara apapun, aku mohon. Lebih baik mereka menderita di dunia ini sekarang daripada Kau adzab mereka di neraka-Mu kelak. Sekali lagi maafkan aku ya Allah kalau ternyata aku cukup berlebihan dalam memikirkan ini. Read more…

  • Share/Bookmark

Cerita Harian, Kehidupan

Racauan Saja

December 25th, 2009

aku2

Alhamdulillah, aku masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan subuh-Mu ya Allah, ya Rabb, yang aku anggap artinya bahwa Kau masih memberiku kesempatan untuk hidup di bumi-Mu, memperbaiki diri ini sebelum aku Engkau panggil untuk menghadap-Mu kelak. Semalam, Engkau masih memberikan aku kesempatan untuk bertemu dengan beberapa kawan dalam forum halaqoh kecil. Sedikit jumlahnya memang, tetapi aku yakin akan tetap bermanfaat untukku kelak. Ya Allah, bimbinglah aku untuk menjalani hari-hariku dengan baik dan bijak setelah ini. Seringkali aku merasakan kesepian, sepi dari rahmat-Mu, sepi dari nasihat-Mu. Ya Allah, jangan tinggalkan hamba sendiri. Hamba mohon, selalulah bersamaku.

Banyak orang mengatakan bahwa waktu seringkali berjalan begitu cepat. Aku pun bisa mengatakan hal yang sama saat ini. Satu tahun yang lalu, aku masih berkutat dengan tugas akhirku demi mendapatkan gelar sarjana. Kalau tidak salah, di hari yang sama tahun lalu, aku sedang mempersiapkan diri untuk ujian pendadaran skripsiku, Modul Perkalian. Aku mengakhiri tahun 2008 lalu dengan ujian pendadaran skripsi dan memulai hari di tahun 2009 dengan revisi skripsiku tersebut. Saat ini, aku pun sedang melakukan hal yang serupa, mempersiapkan diri untuk ujian akhir semester 1 ini. Tanggal 11 Januari 2010 memang masih agak lama, tetapi seperti yang aku katakan di atas bahwa terkadang waktu berjalan begitu cepat. Read more…

  • Share/Bookmark

Cerita Harian, Kehidupan

Cerita Saja

December 23rd, 2009

aku2

Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, ya Rabb, karena Engkau masih memberikan nafas untuk hidup. Aku masih merasa bahwa waktu 24 jam sehari yang aku miliki kurang, karena seringkali tidak memiliki alokasi waktu yang cukup untuk menyelesaikan “Pekerjaan Rumah”ku, salah satunya adalah mendokumentasikan hidup seperti ini. Sebenarnya ini adalah ungkapan penuh kesombongan dari seorang aku, yang sebenarnya adalah seorang pemalas, dan selalu merasa bisa melakukan apa saja dalam waktu yang bersamaan. Namun dalam kenyataannya, aku adalah seorang manusia biasa, yang hanya bisa melakukan satu pekerjaan dalam satu waktu.

Saat ini aku hanya ingin bercerita. Ya, hanya bercerita, tidak lebih. Beberapa minggu ini aku sebenarnya ingin menuliskan apa yang lihat, apa yang aku rasakan, apa yang aku pikirkan, apa yang aku lihat, semuanya, semua yang ada di sekelilingku, yang aku anggap menarik dan bisa dijadikan pelajaran hidup, bagiku setidaknya. Aku lelah, saat semuanya tadi lenyap oleh waktu, terkikis sedikit demi sedikit oleh tumpukan memori setiap detiknya. Ya Allah, maafkanlah aku, aku bahkan tidak tahu pasti apa yang aku rasakan saat ini. Read more…

  • Share/Bookmark

Cerita Harian, Kehidupan