BUI tidak lagi seram dan menakutkan. Kini, penjara sudah berubah wajah seiring bersalin nama menjadi lembaga pemasyarakatan (LP). Penjara sudah menjadi hotel dalam pengertian yang sebenarnya. Ada fasilitas sofa empuk, kulkas, pendingin ruangan, dan tentu saja televisi serta telepon seluler. Bahkan ada pula tempat karaoke.
Fasilitas itulah yang ditemukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum ketika melakukan inspeksi mendadak ke Rutan Pondok Bambu, Minggu (10/1). Adalah Artalyta Suryani, terpidana kasus suap Rp6 miliar kepada jaksa Urip Tri Gunawan, yang menikmati fasilitas itu. Dia telah menyulap ruangan tahanan menjadi kantor mewah. Dari sel seluas 8 x 8 meter itulah dia rutin mengadakan rapat bisnis dengan anak buahnya. Itu sangat kontras dengan puluhan tahanan lain yang berjejal dalam ruangan sempit seperti sarden.
Artalyta memang istimewa. Kala masih bebas, dia pun leluasa menemui pejabat dan mengundang mereka menghadiri pernikahan anaknya. Dia juga leluasa menelepon dan bahkan bisa mengatur-atur para pejabat. Keistimewaan itu dibawa ke penjara. Di bui pun Artalyta tetap menjadi orang penting alias VIP. Read more…
Artikel Dari Web Lain, Tokoh
PAJAK, di negara demokrasi dan beradab, mempunyai korelasi linear dengan hak dan kewajiban. Hanya warga yang tahu kewajiban dan taat membayar pajaklah yang berhak atas pelayanan negara. Berarti yang tidak membayar, apalagi sengaja mengemplang pajak, sama sekali tidak mempunyai hak mendapat–apalagi menuntut–pelayanan dari negara.
Dengan demikian adalah ketidakadilan yang sangat melukai, ketika orang-orang yang tidak membayar pajak, apalagi yang sengaja mengemplang, berupaya dengan berbagai cara agar tetap memperoleh haknya dilayani negara. Melukai rasa keadilan inilah yang menyebabkan siapa saja yang tidak mau membayar pajak, apalagi sengaja menggelapkan, dikategorikan sebagai kejahatan.
Sejak tahun lalu, kasus pajak kelompok bisnis Bakrie terus menjadi sorotan. Ditjen Pajak Departemen Keuangan mengungkapkan beberapa kali bahwa tiga perusahaan kelompok Bakrie, yakni Bumi Resources, Kaltim Prima Coal, dan Arutmin Indonesia, menunggak pajak senilai Rp2,1 triliun. Read more…
Artikel Dari Web Lain, Kehidupan
Sekitar Indonesia
Hatiku menangis membaca ini:
KONSTITUSI memerintahkan agar pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dilaksanakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Namun, dalam praktik, sadar atau pura-pura tidak sadar, keuangan negara malah dipakai untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran pejabat.
Secara sadar negara mengalokasikan belanja pegawai berkisar 15% hingga 22% dari total belanja pemerintah pusat. Belanja pegawai di daerah jauh lebih besar lagi, bisa mencapai di atas 50%. Tren alokasi anggaran untuk belanja pegawai selalu naik dari tahun ke tahun. Tentu saja pos itu belum termasuk belanja barang untuk fasilitas pejabat.
APBN Perubahan 2009, misalnya, mengalokasikan sedikitnya Rp106 miliar untuk pengadaan 80 unit mobil mewah pejabat, belum termasuk pajak yang totalnya mencapai Rp62,8 miliar. Mobil yang dipilih ialah jenis Toyota Crown Royal Saloon seharga Rp1,3 miliar untuk menggantikan kendaraan lama Toyota Camry yang harganya ‘cuma’ Rp500 juta. Read more…
Artikel Dari Web Lain, Kehidupan
Kedewasaan, Sekitar Indonesia
Ada informasi bagus nih, terkait dengan penyakit STROKE. Aku dapat dari milis smunsakbm_2004@yahoogroups.com. Silakan dibaca kalau berkenan.
(Dengan cara mengeluarkan darah pada setiap ujung jari tangan dan ujung daun telinga).
Ada satu cara terbaik untuk memberikan pertolongan pertama kepada orang yang mendapat serangan STROKE. Cara ini selain dapat menyelamatkan nyawa si penderita, juga tidak menimbulkan efek sampingan apapun. Pertolongan pertama ini dijamin merupakan pertolongan GAWAT DARURAT yang dapat berhasil 100%.
Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan STROKE, seluruh darah di tubuh akan mengalir sangat kencang menuju pembuluhdarah di otak. Apabila kegiatan pertolongan diberikan terlambat sedikit saja, maka pembuluh darah pada otak tidak akan kuat menahan aliran darah yang mengalir dengan deras dan akan segera pecah sedikit demi sedikit. Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik tetapi harus tenang.
Read more…
Artikel Dari Web Lain, Kesehatan

Aku dapat tulisan bagus di fesbuk. Silakan dibaca jika Anda mau.
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu bagaimana dengan Papa? Read more…
Artikel Dari Web Lain, Kehidupan
Hari ini aku dapat sebuah tulisan dari email yang ada di milis. Setelah membacanya, aku cukup kebingungan. Tadinya, aku berpikir bahwa Sri Mulyani memang pantas untuk turun dari jabatannya sebagai menteri keuangan, untuk menuntaskan kasus besar yang sedang melandanya terkait dengan pengucuran dana sebesar 6,7 triliun rupiah. Namun saat ini, aku jadi tidak tahu pasti mana yang benar dan mana yang salah. Silakan Anda baca kalau berkenan.
Hati kecil saya masih berharap mudah-mudahan hasil pemeriksaan investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kasus Bank Century itu tidak seluruhnya benar. Sebab, kalau memang tidak ada yang salah, akibatnya akan sangat dramatis: kita bisa kehilangan menteri keuangan yang sangat kita banggakan. Seorang menteri, Sri Mulyani, yang reputasinya begitu hebat. Baik di dunia internasional maupun dalam mengendalikan keuangan negara. Secara internasional dia terpilih sebagai menteri keuangan terbaik di dunia dua tahun berturut-turut. Di dalam negeri dia dikenal sebagai menteri pertama yang berani mereformasi birokrasi di departemennya. Juga menteri yang sangat ketat mengendalikan anggaran negara. Bahkan, dialah satu-satunya menteri yang berani minta berhenti ketika ada gelagat pemerintah akan membela seorang konglomerat yang dia anggap tidak seharusnya dibela. Read more…
Artikel Dari Web Lain, Kehidupan
Kedewasaan, Sekitar Indonesia
Komentar Yang Ada