<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kasus Bank Century dan Risiko Keuangan Negara</title>
	<atom:link href="http://samsul-arifin.math.web.id/2009/11/26/kasus-bank-century-dan-risiko-keuangan-negara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://samsul-arifin.math.web.id/2009/11/26/kasus-bank-century-dan-risiko-keuangan-negara/</link>
	<description>&#34;Ditulis dengan ketidaksempurnaan. Tanggapi dengan kearifan&#34;</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 21:24:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: adi nugraha</title>
		<link>http://samsul-arifin.math.web.id/2009/11/26/kasus-bank-century-dan-risiko-keuangan-negara/#comment-2625</link>
		<dc:creator>adi nugraha</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 14:51:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://samsul-arifin.math.web.id/?p=2188#comment-2625</guid>
		<description>kalo boleh saya komentar sebagai rakyat. yang saya inginkan cuma satu yaitu: kapan uang saya (uang tabungan/deposito) cair dari bank century ? kenapa saya inginkan itu, karena kalo ngomong pansus DPR, paling 2 cari apa yang salah, siapa yang salah, itu saja. apalagi yang demo - demo,kalo sudah sampai yang di kehendaki, paling 2 selesai sudah kayak pribahasa mengatakan hangat 2 tai ayam. lha..rakyat korban century, paling 2 merenungi nasibnya lagi. jadi aneh antara awal dan akhir gak cocok sama sekali. 

coba bayangkan , awal kasus bank century muncul gara 2 rakyat nuntut uang mereka cair, malah yang muncul pansus DPR trus ada demo 2 yang nuntut orang ini itu harus ini itu. lha tujuan rakyat , gimana penyelesainnya..? iya kan ? coba di bayangkan kalo anda konsumen bank yang bersangkutan . betulkan komentar saya?! kita gak butuh  pansus,kita gak butuh demo dengan tujuan yang berbeda dari tujuan semula tapi kita butuh uang untuk biaya hidup.karena kondisi makin sulit. silahkan kalo mau mengomentari...


&lt;strong&gt;&quot;admin:&lt;/strong&gt;
aku setuju denganmu, mas. aku rasa sebagian besar penduduk di negeri ini juga berpikir demikian. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo boleh saya komentar sebagai rakyat. yang saya inginkan cuma satu yaitu: kapan uang saya (uang tabungan/deposito) cair dari bank century ? kenapa saya inginkan itu, karena kalo ngomong pansus DPR, paling 2 cari apa yang salah, siapa yang salah, itu saja. apalagi yang demo &#8211; demo,kalo sudah sampai yang di kehendaki, paling 2 selesai sudah kayak pribahasa mengatakan hangat 2 tai ayam. lha..rakyat korban century, paling 2 merenungi nasibnya lagi. jadi aneh antara awal dan akhir gak cocok sama sekali. </p>
<p>coba bayangkan , awal kasus bank century muncul gara 2 rakyat nuntut uang mereka cair, malah yang muncul pansus DPR trus ada demo 2 yang nuntut orang ini itu harus ini itu. lha tujuan rakyat , gimana penyelesainnya..? iya kan ? coba di bayangkan kalo anda konsumen bank yang bersangkutan . betulkan komentar saya?! kita gak butuh  pansus,kita gak butuh demo dengan tujuan yang berbeda dari tujuan semula tapi kita butuh uang untuk biaya hidup.karena kondisi makin sulit. silahkan kalo mau mengomentari&#8230;</p>
<p><strong>&#8220;admin:</strong><br />
aku setuju denganmu, mas. aku rasa sebagian besar penduduk di negeri ini juga berpikir demikian.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhanee</title>
		<link>http://samsul-arifin.math.web.id/2009/11/26/kasus-bank-century-dan-risiko-keuangan-negara/#comment-2542</link>
		<dc:creator>dhanee</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 14:01:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://samsul-arifin.math.web.id/?p=2188#comment-2542</guid>
		<description>Sialnya Pemerintah yang mengalami gagal kliring adalah Bank Century, ada indikasi laporan keuangan yang diberikan Bank Century kepada BI telah di-make up sedemikian rupa sehingga melemahkan pengawasan BI, namun seharusnya BI lebih teliti dan waspada lagi. 

Jika dianalogikan Bank Century adalah rumah milik pencuri yang terbakar di daerah padat penduduk, selaku pemadam kebakaran pemerintah berupaya memadamkan kebakaran rumah tersebut tanpa memandang siapa pemiliknya agar tidak menjalar ke rumah2 lainnya. Selanjutnya si pencuri tetap ditangkap dan diadili.

&lt;strong&gt;&quot;admin:&lt;/strong&gt;
analogi yang cukup masuk akal, mas. semoga bangsa ini menjadi bangsa yang lebih ke depannya, amiin. semoga selalu seperti itu. :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sialnya Pemerintah yang mengalami gagal kliring adalah Bank Century, ada indikasi laporan keuangan yang diberikan Bank Century kepada BI telah di-make up sedemikian rupa sehingga melemahkan pengawasan BI, namun seharusnya BI lebih teliti dan waspada lagi. </p>
<p>Jika dianalogikan Bank Century adalah rumah milik pencuri yang terbakar di daerah padat penduduk, selaku pemadam kebakaran pemerintah berupaya memadamkan kebakaran rumah tersebut tanpa memandang siapa pemiliknya agar tidak menjalar ke rumah2 lainnya. Selanjutnya si pencuri tetap ditangkap dan diadili.</p>
<p><strong>&#8220;admin:</strong><br />
analogi yang cukup masuk akal, mas. semoga bangsa ini menjadi bangsa yang lebih ke depannya, amiin. semoga selalu seperti itu. <img src='http://samsul-arifin.math.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: redaksi</title>
		<link>http://samsul-arifin.math.web.id/2009/11/26/kasus-bank-century-dan-risiko-keuangan-negara/#comment-2518</link>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 13:27:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://samsul-arifin.math.web.id/?p=2188#comment-2518</guid>
		<description>MENCIUM SKENARIO POLITIK DIBALIK PENGUCURAN DANA BAILOUT 6,7 TRILIUN KE BANK CENTURY


Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah mengucurkan dana sebesar Rp6,7 triliun kepada Bank Century atas rekomendasi pemerintah dan Bank Indonesia. Angka itu menjadi bengkak, padahal semula yang di setujui DPR hanya sebesar Rp1,3 triliun. (Kompas 1 september 2009).

“ Betapa baiknya sikap pemerintah terhadap pemilik bank yang selama ini bermasalah”. “Kenapa pemerintah selalu bersikap protektif terhadap bank-bank yang pengelolaannya bermasalah??” semua itu Patut menjadi misteri bagi kita.

*********************

UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang perbankan, mewajibkan semua bank berhati-hati dalam memberikan pinjaman. Namun LPS mengabaikan aturan tersebut.

Prinsip the five C’s of credit analysis yang menjadi dasar pemberian dana talangan rupanya tidak diterapkan oleh LPS. LPS harusnya meneliti Character (kejujuran pemilik bank), collateral (jaminan utang bank), capital (modal), capacity (kemampuan mengelola bank) dan condition of economy sebelum boilout diberikan.

Dalam proses hukum bank Century, pemilik bank century Robert tantular beserta pejabat bank Century telah ditetapkan sebagai terdakwa kasus penggelapan dana nasabah. Bahkan manajemen Bank Century telah terlibat dalam memasarkan produk reksadana PT Antaboga Sekuritas yang jelas-jelas dalam pasal 10 UU Perbankan telah dilarang.

Artinya, dari segi the five C’s of credit analysis, Bank Century sebenarnya tidak layak sama sekali mendapatkan dana talangan dari LPS. Ironis nya LPS justru mengucurkan dana sampai 6,7 triliun ke bank itu!!!

Muncul pertanyaan, apa yang melatarbelakangi pemerintah memberian dana boilout tersebut??? akan kemana larinya dana bailout 6,7 triliun itu?

Jawabnya, Kemungkinan: pertama, pejabat LPS ceroboh dalam bertindak sehingga dianfaatkan oleh pejabat bank yang terafiliasi dengan partai politik tertentu. Kedua, Pajabat LPS, pejabat bank bermasalah dan partai politik tertentu bersekongkol bersekongkol mengemplang dana bailout.

Jawaban yang pasti, kita tunggu skenario politik berikutnya..

&lt;strong&gt;&quot;admin:&lt;/strong&gt;
mari kita berdoa bersama mas, semoga bangsa ini menjadi bangsa yang &quot;bersih&quot; dan transparan dalam segala hal, termasuk dalam hal ini.  </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MENCIUM SKENARIO POLITIK DIBALIK PENGUCURAN DANA BAILOUT 6,7 TRILIUN KE BANK CENTURY</p>
<p>Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah mengucurkan dana sebesar Rp6,7 triliun kepada Bank Century atas rekomendasi pemerintah dan Bank Indonesia. Angka itu menjadi bengkak, padahal semula yang di setujui DPR hanya sebesar Rp1,3 triliun. (Kompas 1 september 2009).</p>
<p>“ Betapa baiknya sikap pemerintah terhadap pemilik bank yang selama ini bermasalah”. “Kenapa pemerintah selalu bersikap protektif terhadap bank-bank yang pengelolaannya bermasalah??” semua itu Patut menjadi misteri bagi kita.</p>
<p>*********************</p>
<p>UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang perbankan, mewajibkan semua bank berhati-hati dalam memberikan pinjaman. Namun LPS mengabaikan aturan tersebut.</p>
<p>Prinsip the five C’s of credit analysis yang menjadi dasar pemberian dana talangan rupanya tidak diterapkan oleh LPS. LPS harusnya meneliti Character (kejujuran pemilik bank), collateral (jaminan utang bank), capital (modal), capacity (kemampuan mengelola bank) dan condition of economy sebelum boilout diberikan.</p>
<p>Dalam proses hukum bank Century, pemilik bank century Robert tantular beserta pejabat bank Century telah ditetapkan sebagai terdakwa kasus penggelapan dana nasabah. Bahkan manajemen Bank Century telah terlibat dalam memasarkan produk reksadana PT Antaboga Sekuritas yang jelas-jelas dalam pasal 10 UU Perbankan telah dilarang.</p>
<p>Artinya, dari segi the five C’s of credit analysis, Bank Century sebenarnya tidak layak sama sekali mendapatkan dana talangan dari LPS. Ironis nya LPS justru mengucurkan dana sampai 6,7 triliun ke bank itu!!!</p>
<p>Muncul pertanyaan, apa yang melatarbelakangi pemerintah memberian dana boilout tersebut??? akan kemana larinya dana bailout 6,7 triliun itu?</p>
<p>Jawabnya, Kemungkinan: pertama, pejabat LPS ceroboh dalam bertindak sehingga dianfaatkan oleh pejabat bank yang terafiliasi dengan partai politik tertentu. Kedua, Pajabat LPS, pejabat bank bermasalah dan partai politik tertentu bersekongkol bersekongkol mengemplang dana bailout.</p>
<p>Jawaban yang pasti, kita tunggu skenario politik berikutnya..</p>
<p><strong>&#8220;admin:</strong><br />
mari kita berdoa bersama mas, semoga bangsa ini menjadi bangsa yang &#8220;bersih&#8221; dan transparan dalam segala hal, termasuk dalam hal ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Cornelius</title>
		<link>http://samsul-arifin.math.web.id/2009/11/26/kasus-bank-century-dan-risiko-keuangan-negara/#comment-2514</link>
		<dc:creator>Cornelius</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 08:46:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://samsul-arifin.math.web.id/?p=2188#comment-2514</guid>
		<description>Very interesting and amusing subject. I read with great pleasure.

&lt;strong&gt;&quot;admin:&lt;/strong&gt;
thank you. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Very interesting and amusing subject. I read with great pleasure.</p>
<p><strong>&#8220;admin:</strong><br />
thank you. <img src='http://samsul-arifin.math.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
