Home > Cerita Harian, Kehidupan > Cerita Minggu Ini

Cerita Minggu Ini

November 3rd, 2008

Hampir dua minggu ini aku lewati hari-hariku dengan “biasa”. Hampir tidak ada yang menarik bagiku. Terasa sangat monoton. Mungkin karena sedang “musim” ujian tengah semester saja di kampusku. Hari-hariku banyak aku habiskan di dalam kamar dan “berusaha” untuk belajar dengan ditemani musik rock yang memekakkan telinga. Itu kalau suasana hatiku sedang baik. Nah kalau sedang tidak baik, musik-musik yang aku putar adalah musik-musik yang bernuansa “mellow”. Soundtraknya drama korea Chunhyang misalnya. Itu sebabnya mungkin kenapa “mba-mba penjaga SIC” selalu memanggilku dengan sebutan Chunhyang. Hal ini sudah berlangsung sangat lama, yaitu sejak aku semester empat dulu. Padahal aku sudah memohon-mohon pada mereka untuk berhenti memanggilku dengan nama bodoh itu. Aku tidak mengerti apa yang mereka pikirkan sebenarnya. Terlihat wajah kepuasan yang teramat sangat saat mereka memanggilku dengan nama itu. Huh, nasib.

Berbicara tentang orang-orang di sekelilingku, ada beberapa yang cukup menarik untuk ditulis. “Weekend” kemarin, alhamdulillah si Joko masih mau menjengukku untuk sekedar bercengkerama dan menghabiskan waktu untuk bermain PES06. Kali ini dia sangat tangguh. Dia tidak pernah mengizinkan aku membuat gol di gawangnya. Pelit sekali dia. Mungkin selama di Brebes kemarin ia melatih dirinya untuk mengalahkan aku. Ia mengembangkan “jurus super tackle” yang jitu. Ia sangat bangga akan jurusnya itu, karena “sangat professional” katanya. Sungguh jurus yang luar biasa, sangat efektif untuk mencegahku menjebol gawangnya. Sebelumnya ia bukanlah apa-apa. Sering sekali aku pecundangi ia. Bahkan aku merasa kasihan, karena setiap kali pulang dari ke kosku, terlihat di wajahnya rasa kekecewaan diselimuti dendam akibat kekalahan yang ia bawa.

Ada juga cerita mengenai “Gibran Kuncup”. Ia yang sedang menjalin “hubungan” dengan adik angkatanku, math’06, yang bernama *****, sedang menikmati kisah cinta pertamanya. Aku berusaha melindunginya dari hal-hal yang menurutku tidak baik, tetapi seringkali tidak berhasil. Aku juga tidak boleh terlalu mencampuri urusannya, karena aku sendiri bukanlah siapa-siapa dan masih banyak kekurangan . Aku hanya sering melontarkan komentar-komentar yang berupa sindiran padanya, tetapi dasar pria bermuka tebal, tetap saja tidak berhasil. Ya sudahlah semoga lambat laun ia dapat tumbuh dewasa.

Akhir-akhir ini aku juga “diteror” seseorang yang sering mengirimi aku sms bertemakan “persahabatan”. Uniknya smsnya pasti lewat tengah malam, seringnya pada pukul 00.15. Apa saja yang dia lakukan sebelum ia mengirimkan smsnya padaku. Sampai saat ini aku bahkan tidak tahu jenis kelamin sang pengirim sms ini. Entah kenapa aku sangat yakin ini adalah perbuatan “cewek/cowok nakal” yang tidak punya pekerjaan karena menunggu wisudanya. Karena tidak ingin memperkenalkan dirinya, akhirnya setiap kali dia sms, aku balas sekenanya saja dan yang paling sering aku balas dengan kalimat favoritku, yaitu “Di mata ada kotoran mata. Di gigi kuning banyak kumannya”.

Berbicara tentang apa yang terjadi pada bangsaku, dalam dua minggu ini banyak sekali yang terjadi. Beberapa diantaranya adalah disahkannya RUU Pornografi, walaupun sampai saat ini aku masih belum tahu detil isi RUU tersebut. Yang pasti, aku merasa bahwa bangsa ini sedang menuju kea rah yang lebih baik. Beberapa waktu yang lalu, tepatnya saat bangsa ini memperingati hari pemuda, ada beberapa hal yang terjadi, yaitu banyak sekali demonstrasi di negeri ini yang berujung pada pengrusakan dan anarki. Sungguh membuatku sangat tidak simpatik jika niat yang baik untuk memperingatkan pemerintah ini dilakukan dengan cara-cara yang tidak terpuji, tetapi terkesan membuat “keonaran”, bahkan mengakibatkan rusaknya fasilitas umum. Di hari yang sama, Sultan Jogja juga berpidato di alun-alun yang isinya bahwa dirinya siap jika “diusung” menjadi pemimpin Negara Indonesiaku ini.

Yang menurutku paling “spesial” di hari itu adalah turunnya nilai tukar rupiah hingga mencapai lebih dari sebelas ribu per dolarnya. Namun kata pendapat beberapa ahli, penurunan ini tidaklah terlalu ekstrem, karena perekonomian Indonesia dinilai lebih stabil dibanding dengan negara-negara tetangga yang terkena krisis global. Bahkan mantan Perdana Menteri Jepang sangat yakin Indonesia akan dapat segera “keluar” dari krisis ini kalau perekonomian bangsa ini tetap stabil. Aku juga berharap semoga demikian adanya. Aku tidak ingin angka kemiskina di negara ini naik karena anjloknya nilai tukar rupiah ini. lindungilah bangsaku ini ya Allah, ya Rabb. Ridhoilah Indonesiaku.

Berbicara mengenai tugas akhirku, akhirnya aku sampai pada tahap “finishing” atau tahap penulisan. Imbasnya aku sudah tidak memiliki jadwal bimbingan resmi dengan dosen pembimbingku, Bu Indah, karena telah diberikan pada mahasiswa bimbingannya yang lain. Karena kesibukan beliau, akhirnya aku melontarkan permintaan, “Bu, sopan tidak kalau untuk ke depannya, bimbingan TAnya via email saja? Jadi nanti setiap minggunya saya setor tulisan akhir dari TA saya. Nanti bagian-bagian yang salah atau perlu diperbaiki tinggal diberi tanda warna merah dan tebal. Kita juga tidak harus bertemu setiap minggunya”. Aku pikir jawabannya akan seperti ini, “Dasar bocah tengik, memangnya siapa kamu !! Berani-beraninya kamu berbicara seperti itu”. Namun aku salah, karena ternyata beliau sangat senang dengan ide ini. Begitu juga dengan pak Topo, beliau pun tidak bermasalah dengan metode ini. Semoga aku dapat segera menyelesaikan TA ini. Mohon bimbingannya ya Allah, ya Rabb.

Berbicara mengenai adikku yang hendak melangsungkan pernikahannya beberapa sebulan lagi, akhirnya aku telah menentukan pilihan apa yang aku pinta darinya sebagai “syarat” didahuluinya diriku sebagai kakaknya. Aku butuh beberapa hari untuk memikirkan apa yang sebaiknya ia lakukan untukku, yang unik dan cukup berkesan. Aha, akhirnya aku temukan juga kemarin. Aku minta sepasang sepatu dan sepaket celana dalam. Bukan sembarang celana dalam, karena yang aku minta adalah salah satu merk yang pernah keluar iklannya di TV dan diiklankan oleh salah satu pemain Extravaganza. Aku tertawa dalam hati saat membayangkan bagaimana ia membelinya nanti. Aku harap ia tidak memakai topeng saat “beraksi” di toko nanti. Sebenarnya aku hanya ingin melihatnya sedikit “berusaha” dalam mendapatkan sesuatu. Semoga ia berhasil.

Berbicara tentang diriku, aku masih seperti yang dulu sepertinya. Masih suka main PES06, suka usil, suka tertawa, suka kirim sms-sms yang tidak penting kepada teman-temanku sampai jempolku sakit, suka makanan “magelangan”, suka browsing dan chatting, suka telepon ibuku di pagi hari, suka musik rock dan heavy metal, dan juga masih suka liqo atau halaqoh. Wah, ternyata kesukaanku banyak sekali. Dan ternyata aku cukup unik dan patut dilindungi keberadaanya oleh pemerintah. Salah satu asset bangsa yang pasti akan berguna nantinya dalam membangun bangsa dan ikut andil dalam usaha membuat sejarah bangsa. Oh Indonesiaku, berjayalah.

Cukup tentang celotehku tentang beberapa hal di atas. Aku ingin melanjutkan hidup. Mari kita bersama-sama memikirkan permasalahan bangsa sekaligus mencai solusinya. Walaupun kecil, janganlah malu dalam berbuat baik untuk bangsa dan negara Indonesia ini. Marilah kita tetap berbagi pengalaman. Apa saja. Nuwun.

Footer: dokumentasikanlah hidup Anda selalu.
  • Share/Bookmark

Cerita Harian, Kehidupan

  1. mathcocoon
    November 3rd, 2008 at 12:11 | #1

    Pin, yakinkan dirimu akan menang melawanku sebelum mengajak bertanding dgnku.

    ” admin :
    baiklah joko. aku akan mengalahkanmu.
    kamu jangan pake ’super tackel’ kalo berani.

  2. November 3rd, 2008 at 13:56 | #2

    aduh.. mba chunghyang… sms ngga penting cuma mau bilang kl abis ndengerin ost nya trus pengen nangis [lol]

    ” admin :
    kamu ga mengerti ternyata is. terkadang diperlukan hal-hal yg ga penting kaya gini untuk tetap dekat dengan teman-teman.
    —close to attraction—

  3. November 3rd, 2008 at 16:46 | #3

    wuih..di ece iis kowe pin…eh kui iis se mbok curhatke kae ya???hehehehe

    @ buat mb iis..salam kenal :)

    ” admin :
    iya win. :)
    ayo winky, udah mulai genit sekarang ya. tak adukan ke ibu lo.

  4. November 3rd, 2008 at 22:47 | #4

    menyimak dulu pin…

    ” admin :
    silakan mas, disimak dulu.
    btw ayo pendadaran bareng om. biar rame.

  5. November 4th, 2008 at 01:21 | #5

    kok ada tulisan:

    …Entah kenapa aku sangat yakin ini adalah perbuatan “cewek/cowok nakal” yang tidak punya pekerjaan karena menunggu wisudanya…

    sok yakin sekali kamu kalau dia menunggu wisuda.

    ” admin :
    iya wis, aku sangat yakin. tapi kok kayaknya kamu ga suka gitu?
    jangan-jangan itu kamu.
    hayo ngaku !!

  6. November 11th, 2008 at 07:32 | #6

    sebelumnya maaf semuanya, tulisan ini baru saja melaui tahap pengeditan, karena ada pihak yang merasa dirugikan. harap maklum. manusia adalah tempat lupa dan salah.

  1. No trackbacks yet.