Tentang Hidup …
aku yang sedang “kacau”
Haah. Aku menghela nafas panjang. Pikiranku kacau. Bingung menghadapi tugas akhirku. Maksudku skripsiku. Penat sekali rasanya. Aku bingung. Pertanyaan : “Kapan ya semua ini selesai?” seringkali muncul di benakku akhir-akhir ini. Padahal mungkin pertanyaan yang jauh lebih tepat adalah : “Bagaimana seharusnya aku menyelesaikan tugas akhir ini?”. Karena terus terang, aku masih tidak mengerti dan tidak tahu apa yang aku kerjakan. Bahkan aku sering berpikir, “Untuk apa aku menyelesaikan ini? Adakah gunanya dalam kehidupanku? Apa aplikasinya dalam hidup?”. Sampai saat ini aku masih belum bisa menjawabnya. Apakah ini berarti bahwa aku yang terlalu bodoh? Ataukah memang bahan tugas akhirku ini yang terlalu sulit? Pertanyaan bodoh ini seringkali spontan keluar saat aku menemui “jalan buntu” pada tugas akhirku. Mungkin terlalu berlebihan memang. Aku terkadang merasa muak atas kebodohanku sendiri. Beberapa orang juga mengatakan bahwa, “Kamu lebay banget sih pin”, yang artinya aku terlalu berlebihan. Namun aku anggap angin lalu saja. Entahlah, mungkin mereka benar. Aku bingung.
This fuck’in skripshit makes me crazy!! No one can help me!!
Aku tersentak kaget saat aku mendapatkan saran dari temanku beberapa hari yang lalu. Sebuah konsep pemikiran yang sangat sederhana, dan sering aku dengar. Namun sulit untuk diterapkan. Karena seringkali membuat depresi berkepanjangan bagi seseorang, termasuk aku dan Anda. Konsep tersebut berupa motto : “JALANILAH HIDUP INI DENGAN SEDERHANA”. Hanya satu kalimat dan terkesan sepele, tetapi tidak semua orang dapat mengaplikasikan motto hidup tersebut dengan baik dan benar.
![]()
harmoni kehidupan
Aku bisa memandang arti kata “sederhana” pada kalimat di atas dalam sisi ke-harta-an. Maksudku sederhana dalam menggunakan harta benda. Tidak berlebihan intinya. Aku juga bisa memandang kata bercetak tebal tersebut dari sisi pemikiran. Maksudku sederhana dalam berpikir. Tidak “muluk-muluk” dalam menargetkan sesuatu atau memiliki sesuatu. Aku tersadar bahwa selama ini aku sangat tidak “sederhana”. Aku terobsesi pada cita-citaku dan keinginan-keinginanku yang begitu banyak. Dan aku menderita karenanya. Karena kalau aku memikirkannya lebih dalam, tidak ada dari sekian banyak keinginan-keinginanku tersebut yang “sempurna” aku miliki.
Aku hanya berpikir, “Apa saja yang belum aku capai dan berapa jauh lagi aku harus melangkah?”, bukan sebaliknya, “Apa saja yang sudah aku miliki dan sudah berapa jauh aku melangkah?”.
Sangat berbeda sekali imbasnya. Secara psikologis, “pemikiran” kedua tadi akan dapat membuat hati jauh lebih tenteram daripada yang pertama. Dan itu benar adanya. Selama ini aku dibuat menderita oleh pertanyaan, “Apa yang belum aku miliki?” tadi. Padahal kalau aku mencermati lebih dalam, aku sudah sangat banyak “memiliki” sesuatu. Bahkan sesuatu yang tidak pernah aku impikan pun dapat aku miliki. Allah telah banyak memberiku banyak nikmat sebenarnya. Hanya saja aku yang kurang bersyukur. Keterlaluan sekali aku ini. Selalu mengharapkan lebih. Dan lebih. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa melihat sudah berapa jauh kita berjalan, daripada berpikir masih berapa jauh kita harus berjalan. Dan lebih dari itu, marilah kita selalu menghitung apa yang harus kita syukuri. Sebaliknya, jangan menghitung apa yang tidak atau belum kita peroleh. Ini semua tidak akan berjalan baik kalau kita tidak saling mengingatkan. Jadi, marilah kita saling mengingatkan dalam kebaikan dalam hidup ini.
Aku jadi ingat sms yang masuk di “inbox” handphone-ku. Bunyinya seperti ini,
“Maz, terima kasih ya atas semua jasanya. Aku lulus dengan nilai yang memuaskan banget. Maaf baru sms, coz lagi banyak pekerjaan. Kan kukenang jasamu. Thanks ya”.
Seketika aku menangis. Air mataku tidak terasa deras menetes. Ternyata muridku yang beberapa bulan lalu berjuang dalam menghadapi UAN dapat mengirim sms seperti itu. Padahal tadinya aku ragu, dengan kemampuannya yang tidak terlalu “baik” apakah dia mampu lolos UAN atau tidak. Namun alhamdulillah. Sepertinya ada “faktor-x” yang membantunya lulus. Maksudku doa dan amalan-amalannya setiap hari.
“Mas, aku mau jadi ustadz, jadi aku daftar di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Mohon doanya ya mas”.
Air mataku bertambah deras saat sms berikutnya menyusul. Semoga dia berhasil. Amiin.
Aku menangis bukan karena sms di atas. Aku meneteskan air mataku karena ternyata aku bisa bermanfaat bagi orang lain. Di saat aku merasa bodoh dan tidak berguna sama sekali, tiba-tiba aku merasa menjadi sebuah secercah sinar bagi orang lain. Dan kalau aku mau merenungi ini, ternyata prestasi tidak hanya dilihat dari sisi akademik atau pekerjaan yang dimiliki. Hal ini pun bisa aku anggap prestasi. Karena tidak semua orang bisa berguna bagi orang-orang di sekelilingnya. Bukannya aku ingin berbangga hati. Setidaknya hal ini dapat memotivasiku untuk berbuat yang lebih baik lagi. Dan dapat lebih bersemangat lagi tentunya.
Aku kembali ingat akan petuah salah seorang temanku yang cukup bijak. Seringkali pertanyaan “Mengapa hidup jadi begitu rumit?” muncul. Aku tertampar saat jawabannya adalah : Analisalah yang membuat hidup jadi rumit. Jadi berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Ternyata memang benar. Terlalu sering aku menganalisa hidup, dan itu semua yang membuat aku khawatir. Karena itulah aku tidak pernah merasa senang. Tambah lagi, begitu banyak ketidakpastian di dunia ini. Namun satu hal menarik adalah bahwa : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari, tetapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
Mungkin Anda juga sering bertanya, “Mengapa orang baik seringkali menderita?”. Untuk menjawab hal ini, mari kita mencermati fenomena-fenomena yang ada di sekeliling kita. Ada banyak sekali. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut. Intan tidak akan dapat diasah tanpa gesekan dan emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Tentunya orang baik tidak akan dapat melewati ringtangan tanpa menderita, karena dengan pengalamannya itu, mereka dapat menjadi lebih baik, dan bukan sebaliknya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang terbaik, walaupun terkadang keras. Sangat keras.

Aku yakin Anda juga sering bertanya, “Mengapa seringkali doa-doaku tidak dijawab?”. Kata temanku, tidak ada doa yang tidak dijawab, karena seringkali jawabannya adalah : TIDAK. Memang masuk akal. Dengan tidak mendapatkan apa yang kita ucapkan dalam doa, bukan berarti doa tersebut tidak dijawab. Sangat mungkin jawaban dari doa tadi adalah “tidak”, karena Allah pasti tahu yang terbaik bagi kita dan pasti punya pengganti atau alternatif jawaban dari apa yang kita inginkan dalam doa-doa yang kita panjatkan. Setelah membaca tulisan ini, mari kita bersama untuk menjadi lebih bijaksana dalam hidup. Saling mengingatkan dalam hidup adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. Mari kita perteguh iman kita dan membuang jauh-jauh rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah yang harus diselesaikan. Percaya pada Allah SWT. Tidak sulit untuk percaya dan yakin. Hidup itu akan sangat indah dan menyenangkan kalau kita tahu dan mengerti cara hidup.
Maafkan aku kalau ternyata aku sangat “lebay” atau berlebihan dalam memikirkan hidup ini. Bukan maksudku untuk menggurui. Sungguh. Mari kita senantiasa saling mengingatkan, dan salah satu caranya melaului tukar pikiran atau sharing seperti ini. Jangan takut untuk berbagi cerita. Mari kita berbagi pengalaman. Apa saja. Nuwun.







Posts

ipiin…you are my inspiration … tetap menulis ya.
” admin :
wah, terima kasih atas semangatnya. insya allah aku akan tetap menulis.
Assalamualaikum.
iipppinn.. Ehm makanya pin ambil bidang skripsinya matematika terapan aja, jelas banget tuh manfaatnya hehe..Hidup terapan.
Ehm dari semua artikelmu yg tentang kehidupan, terdapat pola khusus yang menarik untuk dicermati yaitu kebanyakan artikelmu di awali dengan keluhan dan di akhiri dengan sikap positif atau boleh dibilang solusi dari bagian awal artikelmu. Sebagai contoh artikel ‘Tentang Hidup’, ‘Depresi Berlebihan’, ‘Menghapus Memori’, ‘Masalah Segitiga’ dll. Nah yg aq herankan kenapa sampe sekarang kebanyakan artikelmu harus berpola seperti ini? mana sikap positif yang kamu tunjukkan di akhir artikelmu yang dulu2? apakah kamu sudah mengamalkan sikap positif itu?kalo sudah kenapa sekarang masih seperti ini? trus sampe kapan kamu akan menulis artikel berpola seperti ini?
Pertanyaan itu hanya kamu yang bisa jawab pin. Kutunggu artikelmu yang lain, tentunya yang dari awal sampe akhir berisi kebahagiaan atau setidaknya keluhan seperti ini diminimalisir. Keep fighting spirit..
” admin :
Wa’alaikumsalam.
Jokooooo…Yee, ga mau ah. Orang aku sukanya aljabar ye…Subhanallah, ternyata kamu mencermatinya ya Jok. Ketahuan deh…Ya ga lah bro. Ga lama banget kok [hehehe]
Keep spirit bareng yah…
Pin… Kutulis komentar ini juga dengan ketidaksempurnaan…
Jujur, diriku prihatin dengan dirimu, yang selalu merasa “lebay” tak berdaya menghadapi kenyataan hidup ini. Semoga Allah memberikan kekuatan dan hidayah kepada sahabatku ini, amin. Diriku bisa melihat kalau dirimu punya sinar semangat tinggi, sinar yang dulu sangat terang, namun kini sinar itu terhalangi oleh kabut, kabut yang sedemikian pekat, pekat meradang, meradang karena sudah terkumpul sejak lama, dari masa lalu, masa lalu hingga masa kini. Hanya dirimu yang tahu, diriku bisa melihatnya Pin, dirimu tidak akan bisa menutupinya. Dan kau merasa tidak bisa melepas dan melupakan semua itu. Bukan, bukan… semua itu bukan untuk dilupakan, tapi juga bukan untuk selalu diingat dan dikenang. Jadikan semua itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi masa depan hidupmu.
Pin… Ada sesuatu di masa depanmu yang Allah rencanakan di balik semua ini. Pin… sebaik-baik rencana adalah rencana-Nya, yang bisa membuatmu menjadi manusia yang dipenuhi dengan kebahagiaan. Jadi, jangan pernah putus asa untuk selalu berdoa, sangat dianjurkan untuk berdoa setelah sholat malam, mohonlah kepada-Nya untuk diberi kemudahan dalam menyelesaikan semua permasalahan dan urusan, diberi petunjuk dan kekuatan dalam menghadapi semua ini. Luruskan niatmu Pin… luruskan niatmu… Apa sih yang selama ini kau kejar di dunia, sekolah yg tinggi? uang yg banyak? wanita? pekerjaan? bukan… bukan itu Pin… Hidup bahagia…
Untuk skripsi, sepertinya dirimu belum begitu menjiwainya, dirimu belum mengenal skripsimu. Saya sarankan untuk mempelajari struktur skripsimu, apa yang kau tuju dari skripsimu, tujuanmu apa? setelah itu kamu butuh apa? tulis dan tulis! jangan pernah berhenti menulis skripsi! entah itu satu huruf, yg penting rutin jangan terlewatkan, dan aktif menghadap dosen. Pin… Allah telah menakdirkan dirimu di Matematika, dirimu telah terbukti banyak membantu orang-orang dengan Matematika. Kau punya semangat untuk itu, dan itu masih kulihat dengan jelas hingga saat ini. Biarkan semua yang telah terjadi, semua itu adalah bagian dari proses dirimu menuju kedewasaan dan kebahagian hidup. Itu jawabannya Pin…
” admin :
subhanallah. terima kasih banyak mas. tulisanmu di atas membuatku lebih bersemangat dan bergairah. mohon bimbingannya mas, aku tahu kau peduli padaku. mas, kok komentarnya panjang banget sih? bisa jadi satu tulisan baru nih. sukses selalu untukmu mas…
Pinn..semangat !!
aku jg sepertinya musti meneriakkan kata2 itu..kuliahku jg morat-marit ni..hiks
” admin :
iya is. terima kasih banyak. aku akan bersemangat. kamu juga tentunya yah…
wow… ipin jago nulis….
>> hahaha… lucu bgt… sabar mas.. kalo ga stres, itu namanya bukan skripsi… rasakanlah nikmatnya nanti pas kamu lulus…bagaimanapun itu emang harus dilalui. mau ngeluh mau mabok pun itu harus diselesaikan. jadi kerjakan saja… kalo emang udah mentok, bisa dipake nih jurus wong jowo: alon2 asal kelakon. hehe…
>> semua berasal dari cita-cita. semua berasal dari mimpi…
tetapkan satu tujuan, dan tekunilah. kamu akan lihat hasilnya…
bercita2lah, bermimpilah karena itu gratis dan gampang…
alah,,, dia ga sebijak yang kamu kira. udah lah, jalani hidup dengan semangat!! (pesan ini buatku juga loh… hehe..)
hidup ipin! btw thank ya bagi ilmunya… sekarang info2 ada di ujung jari… hehe…
” admin :
wah nongol juga akhirnya mas. terima kasih banyak ya atas sharingnya. kapan-kapan curhat lagi. sukses selalu utkmu.;-). btw sekarang informasi dunia ada di hape-mu. gunakan dgn bijak ya.;-)
makasih bwt pelajarannya..
” admin:
iya, sama-sama desy. saling mengingatkan, ok!
SETUJUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!!!!!!!!!!!
Life is a challenge and we are adventurers in this life.
enjoy this life and yang penting tetep terus ZEMANGAT!!!!!!
” admin:
iya, semangat!
trima kasih ,,,atas pencerahannya,, ku jd semangat lagi dgn kesederhanaanku……
” admin:
iya sama2, saling mengingatkan dalam hidup ini ya. mari kita bersemangat!!
bagus banget tulisannya….
hidup memang sepertinya sulit…tapi akan terasa mudah jika kita membuatnya mudah…
terus menulis ya…
” admin:
baik, mba. insyaAllah.